Apa Hobi Anda?

Pernahkah teman-teman memikirkan secara serius jika diajukan pertanyaan tersebut, ” apa hobi anda?” Saya, dulu… setiap kali harus mengisi bagian ini dari sekian banyak kolom data diri, selalu berkomentar, “Kenapa mesti menanyakan hobi siy?”. Sering saya beranggapan, itu pertanyaan nggak penting dan tidak relevan dari tujuan saya mengisi data diri, ex ; melamar pekerjaan. Dengan pemikiran sederhana dan terbatas, sering kali saya bergumam “Apa hubungannya produktifitas seseorang dengan hobi?”.

Setelah mengikuti sebuah pelatihan motivasi awal bulan lalu… akhirnya saya paham, mengapa pertanyaan hobi itu menjadi penting. Mungkin sangat telat,mengingat usia saya bukan usia pencari kerja lagi (well… kerjalah yang mencari saya. Ngareeeeeep :P). Pelatihan ini di bawa oleh seorang dosen asal Amrik yang menurut saya sukses mencuci otak plus mengobrak-abrik cara berpikir remaja Taiwan (karena audience terbesarnya orang mahasiswa Taiwan, namun bukan berarti tidak bersifat general).

Dalam pelatihan tersebut, beliau bertanya kepada semua audience yang ada, “Apa hobi anda?”. Tidak ada yang berani menjawab, dan beliau menyambung.. “Jangan bilang hobi kamu adalah mendengarkan musik!” Ha..ha..ha… Hm.. menurut saya memang agak aneh siy, tapi bukannya banyak yang menuliskan mendengar kan musik, menonton film atau tv serta membaca sebagai hobi mereka? Sesuatu hal yang standar.

STANDAR… yups.. itulah kata kunci nya! Mengapa pertanyaan hobi muncul dalam setiap pengisian sata diri,bahkan untuk hal penting seperti mencari kerja… adalah untuk mengukur SESTANDAR APA ANDA? Apakah Anda sama dengan manusia kebanyakan… atau… anda adalah orang special yang layak diperhitungan.

AHA… sama sekali saya tidak pernah berfikir sejauh itu. Mungkin karena definisi hobi bagi saya dan mungkin kita semua sebagai sesuatu yang sangat sederhana. Kalau orang bertanya definisi hobi, saya yakin mayoritas diantara kita akan menjawabnya sebagai KESUKAAN. Seabstrak itu… saya suka makan sate… saya sukan makan baso… berarti hobi saya makan donk? Kekeke… Yah bisa saja,,, namun ternyata… hobi tidak sebatas kesukaan… ada elemen lain di dalam nya : ketertarikan, passion (kegemaran/keinginan besar), pengalaman dan pengorbanan.

Dengan mengetahui hobi seseorang, dari sana kita bisa memahami seberapa berbeda individu tersebut. Sang pembicara yang lucu dan kocak, berkata begini.. “Nanti saat kalian daftar kerja… semua CV kalian sama… anak-anak yang pintar, berwajah cantik dan tampan, lulusan USA dan hobi membaca atau mendengarkan musik. Ada puluhan ribu anak muda dengan tipikal seperti itu, lalu poin apa yang akan menjadi nilai lebih kalian yang akan menjadikan prioritas atau orang yang terpilih? Coba kalau CV kalian memperlihatkan kalian anak yang pintar, tampan/cantik, lulusan India (bukan cuma USA saja) dan punya hobi menulis atau fotografi dengan segudang prestasi di sana. Tentunya pihak perusahaan tidak akan ragu-ragu mengambil CV kalian”. Hm… iya juga ya… saya terus terang tidak pernah berpikir sejauh itu akan makna penting hobi. Haiyah… Dan bagi saya pribadi, dengan mengetahui hobi seseorang bisa membantu saya memahami seberapa menarik orang tersebut. Hehehe…

Terus terang, berinteraksi dengan orang yang tidak punya hobi membosankan…. hahaha… Yang paling penting… berteman dengan orang yang berhobi akan memberikan cipratan ilmu kepada kita. Saya punya banyak teman yang hobi fotografi, yang dengan mereka saya belajar cara mengambil foto yang bagus dan mengerti foto yang bagus seperti apa. Teman yang hobi membaca buku secara produktif, saya jadi punya teman untuk sharing dan diskusi lebih lanjut akan bacaan tersebut dan hunting buku bareng. Punya teman yang hobi dan jago menulis, saya jadi ikut terpacu menulis walau hanya di bolg saja😛 dan mendapat banyak masukan da;lam mengolah tulisan plus belajar dengan membaca tulisan mereka. Saya punya teman yang jago handicraft dan sudah banyak ilmunya yang saya “curi”, hm… betapa beruntungnya saya!

Bayangkan ketika bertemu orang yang tidak punya hobi… kita bilang ini dia jawab nggak tahu, kita tanya itu dia bales nggak paham, kita tunjukin yang lain dia hanya bisa meringis…. betapa garingnya! Kekeke… Saya juga sangat suka melihat orang yang menikmati hobi nya. Mereka menyalurkan energi positif di sana dan saya kecipratan energinya😀

Saya sendiri…kalau ditanya apa hobi saya? Saya akan jawab membaca, menulis dan kerajinan tangan.

Jam Dinding… Made by Me ^^

Wkwkwkwk.. standar juga yah? Xixixxi… tapi nggak semua orang suka menulis kok… kerajinan tangan apalagi… kalau membaca siy iya, banyak😛 Saya suka membaca apa? dari kecil sampai sekarang saya suka membaca cerita… baik berupa cerpen ataupun novel, dan juga komik so pastinya😛 Tapi sejak saya di Taiwan saya sudah tidak pernah lagi membca komik😦 Genre novel saya adalah cerita samurai dan novel2 berbau sejarah. Favorit saya tentu saja Mushashi dan turunannya😉 Saat ini sedang membaca 47 ronin yang belum tuntas sampai sekarang, kekeke… Tapi saya nggak gitu suka novel sejarah versi amrik dan eropa, kecuali karyanya Dan Brown. Nggak tau kenapa… nggak tertarik aja… selain karena kurang membangun, menurut saya. hehehe… Saat ini sedang mengoleksi karya2 Paul Coelho dan berharap bisa menuntaskan membacanya juga🙂 Dulu juga lumayan suka dengan Mitch Albom… tapi sekarang sudah berhenti… karena “gaya misionaris” nya yang semakin terang-terangan…. entahlah.. tidak suka saja dengan karya yang begitu… Jaman SMA saya pecinta berat buku psikologi dan aneka buku “how to…”, sekarang-sekarang merasa bosan… karena isinya gitu-gitu aja… walau pengarangnya dah beda dan best seller sekalipun😛

Menulis…. dulu saya suka menulis puisi dan cerpen… sekarang saya suka merasa mandeg di suruh nulis puisi dan cerpen, kekeke… tapi saya terus menulis….kali ini menulis paper. wkwkwkw… Ada keasyikan sendiri dalam menulis paper, otak saya dipaksa untuk berfikir dan memberikan solusi… yang membuat saya menyadari pekerjaan yang saya dambakan sebenarnya adalah menjadi seorang peneliti😀 Kekeke… doakan saja terkabul ya temans🙂 Plus… saya bisa kembali menulis cerpen. Hehehe….

Kerajinan tangan… apakah ini bisa disebut hobi? Harus bisa! Kekeke… apalagi ini adalah hobi saya sejak kecil dulu… waktu SD sampai SMP saya punya buku diari mini yang saya buat dari buku bekas, dari SD sampai sekarang frame-frame foto di kamar saya adalah hasil kreasi saya sendiri yang saya olah dari majalah bekas atau kain flanel. Jaman kuliah S1 saya menggeluti kerajinan tangan kain flanel… bahkan sempat berbisnis dengan nya… lumayan loh😀 sayang sekarang berhenti dan berniat melanjutkannya kembali. Kekeke… dan saat ini saya sedang tekun-tekunnya belajar merajut dan crochet, hehehehe… Dua kerajinan tangan ini sangat ingin saya pelajari dari jaman dahulu kala… ketika saya melihat tetangga saya merajut baju untuk bonekanya. Ibu saya bilang beliau bisa.. namun hingga hari ini tidak berkesempatan mengajari saya😛 Untungnya bertemu Neneng Ceriwis... jadi punya guru les privat (GRATIS :P) dan sekarang sedikit demi sedikit sudah bisa ^__^

Bagaimana dengan anda teman, APA HOBI ANDA?

** Btw hobi bukan satu-satunya jalan buat jadi BEDA ya… aktivitas sosial, organisasi dan prestasi juga bisa menjadikan kita bukan manusia standar tapi special ^^

8 thoughts on “Apa Hobi Anda?

  1. hmmm menarik … cm ada yg sy ndak ngerti (mungkin jadi bukti klo ndak hobi di sana jadi O*n … tp ndak mesti juga kali ya) … crochet itu makanan yg bisa dibuat dari kentang atau singkong n bisa isi dg macamx2 itu kan ya …. heheee

  2. hobi q traveling,,,,,maksud q d sini bkn jln2 ngabisin dwt lho…..tp mengunjungi tmpt2 baru, untuk mendptkan ilmu br n jg pengalaman baru….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s