My First 200 Meters ^__^

Berenang! Dari kecil saya suka berenang, bahkan hampir setiap minggu saya ke kolam renang, walau tepatnya untuk berendam atau bermain air. Yah.. paman saya memang bisa di bilang kurang bertanggung jawab, hehehe… membawa ponakannya seabrek-abrek, namun tidak pernah mengajari mereka berenang. Alhasil… saya tidak bisa berenang walau setiap minggu ke kolam renang. Hehehe… Namun walau begitu kami (saya,abang dan adek) tetap senang, karena bisa bermain air, makan tahu goreng panas sesudahnya dan pulangnya pasti diberikan beberapa bahan bacaan untuk seminggu ke depan🙂

Memasuki masa kuliah, keahlian berenang saya sudah bisa di bilang meningkat. Setidaknya saya dah bisa ngambang, xixixixi. Ini berkat jasa seoang teman, yang mengajari caranya. Jadilah setiap sekali seminggu bersama anak-anak kosan dan beberapa teman lainnya kami rutin mengambang, wkwkwkwk. untungnya lagi, dekat kosan kami ada kolam renang khusus muslimah dengan harga yang lumayan miring. Lama-lama akhirnya saya “bisa” berenang. (tolong diperhatikan tanda petiknya :P) Kemampuan “bisa” yang saya transfer ke adik-adik saya setiap kali kami berenang ^__^ Jadilah setiap pulang kampung, berenang pun jadi agenda mingguan kami😀

Datang ke Taiwan, mendapati kolam kampus yg luas dengan penawaran harga yang sangat murah… cukup dengan 250 NT (+/- 75.000)per semester, anda bisa berenang sepuasnya! Kapan pun anda mau! Selama kolamnya buka. Hehehe… Nah… gimana nggak tergoda? Sangking tergodanya, sekalinya pulang ke Indo saya langsung membeli baju renang muslimah. Soalnya di kolam kampus nggak boleh make baju biasa untuk berenang. Xixixixi….

Kendala utama tentunya pria dan wanita yang tidak di pisah. Tapi selalu ada solusi! Asal mau sedikit berkorban, kita tetapp bisa berenang dengan leluasa kok. Yakni berenang pagiiiiii sekali. Xixixixi… Kami selalu start berenang jam 6 pagi sampai jam 8 or 9. Kolam masih sepi, bahkan terkadang,, hanya kami saja isinya. Hehehe…

Semangat saya untuk berenang semakin bergelora…. ketika teman-teman, anak baru juga pada semangat untuk berenang. Bahkan…. bersedia membagi ilmunya dengan saya, si culun yang “bisa” berenang ini🙂 Dalam seminggu kami bisa berenang 2 sampai tiga kali, dan melihat kesungguhan kami (anak2 yang masih dalam tahap belajar), seorang Ibu bernama Julia turun tangan mengajarkan cara berenang yang baik. Ibu berusia 50 tahun ini, selalu mensupport kami untuk berenang dengan tehnik yang baik dan benar. Hehehe.. Berbekal pengalamannya di dunia militer dan jam berenang yang tinggi (beliau setiap hari berenang), dia memperbaiki skill saya yang acak adut. Bahkan Lao Da, guru renang di kampus juga “terharu” dengan kemampuan saya dan dengan baik hati juga turut mengajari. Jadilah saya memiliki tiga orang guru berenang, xixixixi…

Benar ya… GURU itu penting, karena mereka mengetahui tehnik dan pengalaman yang lebih banyak. Yang paling terasa bagi saya adalah kemampuan bernafas dalam berenang. Selama ini…. saya menahan nafas dalam berenang, wkwkwkwk…. Makanya jangan heran, saya hanya sanggup berenang setengah atau bahkan sepertiga kolam saja😛 Lebih parahnya… saya mengkombinasikan gaya dada dan gaya bebas dalam berenang. Bisa bayangkan? Hahaha… yaps… untuk tangan saya menggunakan gaya dada, untuk kaki saya menggunakan gaya bebas. Lao Da sampai bengong-bengong gitu, ada ya orang kayak saya😛

Akhirnya… ketiga guru saya satu per satu mengajari tehnik yang benar. Susah benar! Apalagi saya bukan tipe orang yang multi tasking. Ketiga harus membagi konsentrasi ke cara pernafasan, pergerakan tangan, pergerakan kaki saya suka bingung sendiri dan susah berkonsentrasi. Hehehe… Apalagi masing2 guru punya tehnik masing-masing juga, xixixi… Namun… setiap usaha pasti ada hasilnya! Setelah hampir satu bulan…. akhirnya… saya menguasai juga gaya dada!! ^___^ Senangnyaaaaaa…. dan tadi saya memecahkan rekor 200 meter pertama saya ^__^

Untuk mendapatkan keberanian bisa berenang sejauh 50 meter pertama, merupakan pengalaman paling menegangkan. Karena, setiap sampai di tempat yang dalam, saya otomatis berhenti. Hehehe… Tapi… kalau saya tidak mencoba…. saya tidak akan pernah bisakan? Diiringi takbir berkali-kali…. saya beranikan diri dan… BERHASIL! Yiha… berhasil sampai ke ujung, dan saya coba kembali ke 50 meter berikutnya tanpa berhenti.. dan yaps, bisa!! Hingga akhirnya tuntas 200 meter ^___^

Bener yah… yang penting adalan berani, percaya diri dan berserah diri pada-Nya.

Semoga bisa terus meningkat kemampuan saya, dan bisa gaya lain juga ^___^

Semangat!!!

Hayo teman-teman… dari pada habis subuh tidur lagi…. mending berenang!🙂

2 thoughts on “My First 200 Meters ^__^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s