Hari Yang Aneh

Hari ini saya daulat sebagai hari yang aneh bagi saya… dimulai dari hari kemarin siangnya yang membuat jadwal hidup saya porak poranda *lebay*

Sebuah panggilan tugas (biar berasa kerenan dikit :P) memaksa saya untuk beranjak dari kehangatan kamar. Padahal saya lagi semangat-mangatnya belajar (peristiwa langka tuh). Dengan berat hati… akhirnya saya pergi juga. Sangking berat hatinya… saya nggak mau ganti baju… make baju kaos dan celana panjang yang biasa saya pake tidur, dilapisi rok yang kurang panjang, jadilah tuh celana dan rok saling berlomba, Kekeke… Sungguh saya tidak peduli waktu itu (katanya mesti cantik luar dalam… gimana sih!). Muka pun hanya saya cuci dengan air, lalu tanpa saya olesi krim apapun, saya berangkat.

Kenyataan lain membawa saya dalam jalan kehidupan yang benar-benar di luar kontrol saya…. saya harus menginap di tempat teman. Karena… saya hanya punya sisa uang 500 NT (1 NT = +/- 300 rupiah), bekal hidup sampai tanggal 10 Desember nanti. Jika saya memaksakan pulang… maka uang senilai 275 NT akan melayang begitu saja… karena sudah tidak ada bus kampus jika lewat pukul 10.10 malam, satu-satunya cara hanya naik taksi. Hehehe…. Malang..Malang…

 

Nyarap

Keesokan harinya, pagi-pagi sekali… [menurut saya] padahal sudah jam 8 pagi😀, saya kembali melanjutkan perjalanan menuju kampus tercinta. Sembari menikmati segelas teh hitam hangat dan sepotong roti vegetarian, saya melahap bahan kuliah yang harus dikumpulkan reportnya malam ini. Jauh dari perkiraan saya, yang saya kira mood saya akan jelek pagi itu… ternyata saya justru sangat tenang dan damai sekali. Apalagi di bus itu hanya ada saya sendiri, dengan pak sopir so pastinya yang mengendarai bus nya.(Salut sama sistem transportasi di sini.. walau cuma satu orang jalan terus!!!).Pun ketika saya menjadi bahan ejekan di pagi hari itu. Saya santai saja… Hohoho… Memang kehidupan kota besar dan kota kecil sangat berbeda jauh… Di kota kecil tempat kampus saya berada, mau gaya se”ancur” apapun mereka cuek saja, tapi di kota besar… saya merasa seperti “perusak” keindahan kota. Hohohoho… Cuma gara-gara ini:

Ya benar… gara-gara sendal saya! Huakakakak… Yang kiri masih normal dengan tiga bunga manis bertengger di hadapannya, tidak seperti yang kanan, tiga2nya telah hilang entah kemana. Hohoho… Terus terang saya PD sekali memakainya, karena saya juga suka menemukan orang yang sendal atau sepatunya beda warna, yang kiri hitam yang kanan putih. Atau make kaos kaki tinggi sebelah yang satu sampai dengkul, yang satunya lagi sampai mata kaki. So… “imbalanced style” ini menurut saya memang model yang lagi nge-trend saat ini. Tapi ternyata…. sepanjang perjalanan banyak mata yang tertuju ke kako saya, dan sesudahnya senyum-senyum kecil dan atau menyenggol temannya sembari bersik “sik..sik..sik..”. Dan ternyata saya malu juga,,,, wkwkwkwkwk… Tapi tidak berfikiran untuk mengganti sendal tersebut😛 Wong masih enak di pake kok😀

Kembali kecerita hari yang aneh… Selama perjalanan, setelah menyelesaikan bacaan saya, saya sibuk motret sana-sini (dari dalam bus). Nggak tau yang dipotret apa aja, pokoknya tiap lampu merah saya nge-jepret. Hehehe…. Niy beberapa diantaranya :

Kantor Polisi

Kantor Polisi

 

Bahagia dan Sehat Selalu

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Jembatan di Zhong Li

Lalu Lintas di ZHong Li

 

 

 

 

 

 

 

Dan… sesampai di kampus saya sibuk memperhatikan proses penanggulan bencana jika terjadi kebakaran. Wah keren… di Indonesia ada nggak yah? Di sini mahasiswa benar-benar di ajarkan cara memadamkan api (bener2 ada api nya), membuat tenda darurat, pertolongan pertama, dan isntruksi lainnya yang langsung di praktekkan. Ini selalu dilakukan tiap tahun dengan sasaran mahasiswa baru. Kalau saya dulu waktu SD pernah didatangi penyuluh penanggulan bencana, jika gempa bumi atau tanah longsor datang. Yang saya ingat, waktu itu kami hanya disuruh berlari dan berteriak sekencang-kencangnya (apakah memang begitu metode penyelamatannya???).

Puas menonton atraksi tersebut, saya kembali masuk ke kamar saya yang berantakan (tentu saja bukan saya yang ngeberantakin :P), dan mengecek “hand out” untuk kelas siang hari ini. Tidak ada hand out… Tapi saya tidak punya kecurigaan apa-apa… jadilah saya belajar dari buku pegangan saja. Hingga akhirnya saya pergi ke kelas…. KOSONG… eng-ing-eng… Hm.. barangkali saya masuk ke kelas yang salah. Mata kuliah ini memang ada dua pertemuan dengan dua kelas yang berbeda setiap minggunya. Tidak dengan tergesa-gesa (aneh kan… atau dah feeling :P), saya pergi ke gedung lainnya dan mencek kelas kedua, sama saja KOSONG! Hingga saya menghubungi seorang teman saya dan berkata..”bukannya kelasnya di ganti jadi besok pagi jam 10?”. Teng-tong…. KEMANA AJA BUUUUUUUK!

Huah…. huhuhuhu…

Benar-benar hari yang aneh Y___Y

Hari yang terbang seperti bulu ayam…. terombang-ambing terbawa arah angin… nggak jelas tujuannya… astagfirullah😦

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s