T.e.p.a.r is SO GOOD

Selasa minggu lalu, tanggal 8 Februari 2011 kondisi tubuh saya ngedrop habis-habisan. Kepala terasa begitu berat… hidung mampet… uhuk-uhuk setiap saat sampai suara nggak ada. Kisah dimulai dari keteledoran saya selama seminggu sebelumnya. Makan tidak teratur (pagi mpe siang nggak makan apa-apa, giliran malam makan seabrek-abrek), tidak istirahat dengan cukup dan istirahat dengan kondisi yang “menyedihkan”. Semasa kuliah di Bandung saya juga sering kok mabit di mesjid dengan peralatan tempur seadanya, namun cuma buat semalam sih. Dan ternyata… kalau dilanjut seminggu kondisi saya tidak sekuat masa muda dulu. Halah😛 Apalagi… waktu itu sedang musim dingin… tidur hanya berselimutkan selimut tipis yang bahkan tidak menutup sampai ke kaki benar-benar menjadi tantangan tersendiri.

Hari Seninnya, saya sudah tau kondisi saya mulai ngedrop. Jika hari itu digunakan untuk istirahat (baca tidur seharian), maka keesokan harinya saya insyaAllah saya akan baik-baik saja. BUT saya dihadapkan dengan dua pilihan : berangkat lagi pada hari tersebut, atau berangkat keluar kota keesokan harinya. Dua-duanya pilihan sulit. Berangkat hari Senin itu… artinya saya tidak jadi istirahat, berangkat keesokan harinya mungkin saya akan lebih fit tapi lokasinya nun jauh di sana akan menguras kocek dan tenaga juga. Alhasil… saya memilih pilihan pertama, dengan pertimbangan bisa istirahat di bus.

Di bus, saya malah tidak bisa istirahat sama sekali. Kepala saya begitu berat dan perut serasa diobrak-abrik isinya. Mengikuti acara dihari dipilihan pertama, kesalahan terjadi lagi, saya belum sempat sarapan, sesampai ditempat acara, acara baru saja dimulai, sungkan untuk izin makan. Hingga akhirnya… lagi-lagi cuma makan malam saja. Sesampainya di asrama, sekitar jam sebelas malam, saya malah masih sempatnya begadang ngecek yang nggak penting sih… semacam imel dan fesbuk😛 Hingga bangun keesokan harinya… yes! SAKIT BENERAN!!!

Namun anehnya…. saya bahagia sekali saya sakit! Saya merasa punya alasan tanpa merasa bersalah dan berdosa untuk sejenak kabur dari beraneka tuntutan. Saya merasa memiliki dunia saya sendiri! Saya bisa untuk sejenak bermalas-malasan dan berlama-lama ditempat tidur tanpa khawatir dengan beraneka rong-rongan. Sungguh…. sakit ini terasa sebagai nikmat yang tiada terkira!

Ibu profesor menyarankan saya untuk pergi ke dokter. Namun saya tidak mengindahkannya… karena… saya masih ingin sakit! Yang mungkin lama-lama jika dianalisa kembali… yang sakit bukan fisiknya… tapi mentalnya😛

Seminggu sudah berlalu… hidung saya masih meler-meler, batuknya masih belum berhenti, kepala sebelah kiri masih suka sakit terkadang disertai kelelahan yang amat sangat dimata sebelah kiri juga. Bahkan setiap dini hari, sakit kepala hebat suka mengusik dan membuat saya tidak bisa tidur sama sekali. Apakah ini saatnya untuk pergi ke dokter? But I still enjoy it….

 

6 thoughts on “T.e.p.a.r is SO GOOD

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s