Oleh2 Dari Arab…

Tiga hari ini (20-22 Februari 2011) merupakan waktu yang berharga dan penuh keberuntungan bagi saya.Sebuah pengalaman yang tidak tergantikan… sampai kapan pun🙂 (Bukan lebay dot com).

 

Kurma aseli.. bukan manisan kurma... uenaaaaaaaaaak pisan

Bagaimana tidak… kalau saya mengikuti sebuah kegiatan yang penuh ilmu, pengalaman dan hangatnya tali silaturrahmi. Awalnya ragu untuk ikut karena:

1. Sibuk : alasan paling klasik orang-orang yang merugi, kekeke… Saya pun ada banyak deadline yang menunggu tapi… sekali lagi.. itu bukan alasan! It just about how u manage your time! Untungnya…punya profesor yang paham akan sesuatu yang bermanfaat dan berguna bagi muridnya. Di salah satu jadwal kegiatan, merupakan jadwal meeting saya dengan Bu Prof. Saya menyampaikan ke beliau… bukan untuk bolos… tapi untuk telat satu jam, dan menjelaskan alasannya. Eh si Ibu malah bilang,”kamu ikut acara itu saja, draft nya -bahan yang akan saya sampaikan di meeting- dikirim via email, nanti kita ketemu lagi hari Jum’at”. Huaaaaa……. beruntung banget punya supervisor yang begitu pengertian ^_^

2. Do It. Secara ini tanggal tua bok… dan awal semester yang mesti bayar ini-itu. Uang di dompet hanya tersisa 200 NT (enam puluh ribu rupiah), yang dipakai untuk bertahan sampai seminggu ke depan. Uang buat bus di Taipei (tempat acara) sudah ada siy di easy card (sejenis kartu pra bayar, bisa buat bayar bus, kereta, mrt bahkan dibeberapa toko dan convenience store), tapi biaya bus dari kampus ke setasiun? Akan menghabiskan 144 NT (bolak-balik 3 hari). Hiks… lupakan berenang untuk seminggu ke depan Y_Y, karena kartu renang belum diperpanjang daaaaan tidak ada uang!  Lah trus buat makan? Untungnya dah nyetok beras-kecap-wortel-tahu dan timun.. so seminggu ke depan masalah makan tidak usah dirisaukan ^_^

So… melihat semua kemudahan ini… nggak ada alasan untuk nggak pergi!🙂
Btw… kegiatan yang saya ikuti berupa seminar yang diadakan Muslim World League dan Chinese Muslim Association. Lebih dari 20 perwakilan pemuka agama dari berbagai agama dan negara berkumpul di sini.  Detailnya baca disini aja… kepanjangan kalau dituliskan😀 Saya mau cerita hal-hal yang tidak mungkin anda dapatkan dimedia manapun saja, hehehe.

1. Duta Negara

[Hampir] Semua warga negara, apalagi yang berada dinegara asing, mesti mencap dirinya sebagai duta negara. And the question is, “what are you doing to prove your premise?”
Bagi saya… ikut kegiatan seperti ini adalah momennya… kesempatan untuk memperkenalkan negara kita secara positif.

 

Dialogue "Common Bond of Humankind"

Kebetulan saja… di dua hari acara seminar, saya mengajukan masing-masing satu pertanyaan. hehehe… Tapi memang benar-benar ingin bertanya kok… dan entah pertanyaan saya yang terlalu “kontroversial” (padahal perasaan biasa-biasa saja), atau apresiasi orang-orang yang hadir memang berlebihan… saya menjadi dikenal dalam forum yang dihadiri lebih dari 200 orang tersebut.

Hari pertama… para pembicara konon kabarnya memberi selamat ke saya. Konon kabarnya? Karena yang disamperin temen saya yang dikira saya, hihihi… Dan yang bikin saya senang bukan itu… yang bikin saya senang… kehadiran saya diantara teman-teman Taiwan semakin diterima. Mereka yang biasanya jarang memulai percakapan dengan orang lain jadi mulai “menginterogasi” saya. Presiden CMA malah sampai berkomentar, mahasiswa Indonesia yang dikirim ke Taiwan mesti orang-orang yang “excellent” dan dengan lugas menyampaikan, “jika teman mahasiswa atau pekerja dari Indonesia ada masalah, jangan sungkan untuk lapor ke CMA, kami siap membantu. Kita adalah saudara.” Malah… Imam mesjid Kaohsiung yang konon kabarnya punya putra cakep😛 tak henti-hentinya ngajakin ngobrol setiap ada kesempatan. Bahkan Mami (Ibu seorang teman yang sudah saya anggap seperti ibu saya sendiri), sampai berkomentar begini ” Tau nggak kenapa kamu bisa nanya bagus begitu? Karena kamu makan masakan mami!” Kekeke… iya sih… setiap main kerumah Mami, pulangnya mesti dibekali makanan😛 Ternyata efeknya sedahsyat itu😛

Saya senang… walau hanya lewat sebuah pertanyaan nilai terhadap orang Indonesia berubah, tidak hanya di mata orang Taiwan, tapi juga perwakilan dari negara lain yang ada di sana. Semoga pada nggak bertanya-tanya… “Indonesia  itu dimana yah?”, he3.

Hari kedua… lagi-lagi saya mengajukan pertanyaan yang menurut saya biasa-biasa aja… dan hari ini lebih heboh. Selesai saya bertanya, tepuk tangan bergemuruh diruangan. Seorang brother malah menghadiahkan jempolnya dari kejauhan, seseorang yang saya pahami sebagai orang yang pelit pujian😛 Dan semoga saja mereka ingat… itu dari orang I.N.D.O.N.E.S.I.A.

Karena…. menyedihkan nggak sih… acara bertemakan Islam ini, sama sekali tidak menghadirkan pembicara dari negara yang merupakan populasi muslim terbesar di dunia!

2. Persaudaraan Islam itu IndahYa…

Persaudaraan Islam itu indah… indah banget! Seorang brother, awalnya kita kenalan karena minta tolong ngambilin foto aja. Eh pas ngambil foto dia bilang, “satu.. dua..”

 

Bersama si Mas yang tidak takut di culik

“Orang Indonesia?” tembak saya dan si mas nya ngejawab “Bukan… Thailand…” eh.. xixixi… Dan entah mengapa, kami cepat sekali akrab. Kami (saya dkk) ajak muter-muter Chiang Kai Sek memorial hall (lokasi acara didepan bangunan bersejarah ini) dia oke-oke saja tanpa merasa takut akan di culik, kekeke. Dari dia dan seorang pembicara asal Pattani (si Mas dari Chiang Mai), kami jadi tahu kehidupan saudara muslim kita di sana.

Yang paling surprise ketika saya menemui pembicara asal Vietnam, ternyata ada juga muslim di Vietnam ^___^ Alhamdulillah… dan dengar-dengar cerita kehidupan muslim di sana… subhanallah… Si bapak ini juga bisa bahasa melayu loh! Xixixixi

 

Presiden CMA dan Dr. Ismail Idris dari Vietnam

Sayangnya nggak sempat nyerbu pembicara asal Rusia, penasaran dengan kehidupan teman muslim di Rusia.

3. Orang Taiwan Gila!

Hahaha… waduh… tapi beneran loh… orang Taiwan itu gila karaoke dan gila belajar! Hohoho…Gila karaoke?? Yoi banget… sepanjang perjalanan pulang… waktu istirahat otomatis terganggu karena ibu-ibu keasyikan karaokean! Hehehe…
Gila belajar? Cerita ini saya dapatkan dari seorang ibu asal Indonesia yang menikah dengan orang Taiwan. Disela-sela waktu istirahat, saya begitu bersemangat menggali kehidupannya as foreign bride, he3.

Kalau cerita sama ibu-ibu, tentunya topik yang paling mereka sukai adalah topik yang membicarakan tentang anak-anaknya. Kebetulan si ibu punya dua orang anak yang masih SD, dan bertanya-tanyalah siguweh bagaimana sistem pendidikan di Taiwan. Yang bikin saya setres (kok sy yg setres…?) yakni jadwal belajar gila-gilaan anak sini. Pagi sampai jam 4 sore sekolah, sore sampai jam 11 malam sibuk les ini-les itu. HAH? Masa kecil yang terlalu suraaaam… Menurut saya sih. untungnya si ibu cukup bijaksana, dan tidak mengikutkan anaknya les ini-itu -selain diminta-. Hasilnya? Prestasi anaknya oke punya… malah suka mewakili sekolahnya lomba ini-itu. Tuh… kuantitas bukan jaminan… tapi kualitas. Hehehe…
Tapi… ada sisi positifnya juga sih, khususnya setelah mereka dewasa. Saya kasih contoh teman saya orang Taiwan… Pagi sampai sore dia kerja, waktu-waktu luangnya dimanfaatkan untuk berdakwah dan malamnya… masih sempat-sempatnya kuliah! Subhanallah… orang-orang yang suka ngaku diri sibuk mesti malu banget dengan teman saya ini. Enihao… bagaimana seseorang memanfaatkan waktunya… memang tergantung individu sih… toh… untung-rugi tanggung masing-masing ya.

Dan… acara ini benar-benar diakhiri dengan indah… dengan lafal syahadat seorang panitia yang menyatakan keIslamannya diakhir acara… Subhanallah… Allahukabar! Seorang perwakilan MOFA (Ministry of Foreign Affairs) yang juga seorang muslimah tidak bisa membendung air mata harunya…. Keep istiqamah… buat kita semua!

Hm… sebenarnya masih banyak yang pengen diceritakan… tapi saya udah ngantuk… padahal pengen banget nulis “Wanita berkarakter is so beautiful!”. Hohoho… mungkin saya tulis di lain waktu… tentang muslimah Taiwan yang begitu menginspirasi! Yang saya temui dalam acara ini…

nite everyone….

14 thoughts on “Oleh2 Dari Arab…

  1. Impressive indeed…
    “ibarat sebuah masalah masuk ke suatu lubang 2 kemudahan akan mengikutinya”, itu konsep hakiki dompet kalau digunakan untuk kebaikan mbak.😀

    K

    • Amin… insyaAllah ya K, sesudah kesulitan ada kemudahan ^__^

      and seperti kata Al Qarni di La Tahzan : “Orang yang cerdas, lagi pintar, akan merubah kerugian-kerugiannya kepada keberuntungan-keberuntungan. Sementara orang yang bodoh lagi selalu dalam keadaan bingung, akan menambah musibah menjadi dua musibah, bahkan musibah bertingkat-tingkat.”
      Semoga g jadi orang yg kedua😀

  2. wah.. ngomong ngomong ngomongnya pakek bahasa apa yah mbak? Inggris ato Taiwan? Mungkin pembicara Muslim dari Indonesia gak ada karna keterbatasan bahasa, hehe :p mbaknya aja yang jadi pembicara tahun depan.. keren!

    • ngomongnya make bahasa macam-macam…
      bahasa Inggris, bahasa Arab, bahasa Jepang (karena ada yang dari Jepang juga) dan bahasa Cina juga. Dan tidak usah khawatir kalau masalah bahasa, karena disediakan penerjemahnya. Pembicara dari Indonesia nggak bisa bahasa Inggris? Ada ratusan mahasiswa Indonesia di sini yang siap menjadi penerjemah.

      saya? hehehe…. masih cetek ilmu nya😛

  3. heemmm
    iyaa,, bagus..ceritanya.
    elbih mengena yang tulisann
    secara pembicaraan langsung yang semalam itu, menitik beratkan pada satu pihak, hahaha😛

    • domisili dimana Mbak? InsyaAllah kapan2 yg di update ke blog informasi kegiatan, bukan hanya laporan kegiatannya saja ^^

      *btw baru ngeh klo ini Mbak Ainul yang di Asia U, info2 kegiatan selalu saya sebar ke milis FORMMIT mbak, termasuk informasi kegiatan yang ini ^^

  4. Inspiratif banget tulisannya Mbak. Dan saya masih harus banyak menggali dari masternya (mumpung masih disini hehehehehe).

    Wah, jadi ngiri mendengar cerita yang hanya dapat saya rekam sepenggal kemarin, Itupun aku dah kena TKO kantuk yang luar biasa selama 12 jam kerja. Fisik saya ternyata jauh dari Mbak Yuher atau anak Taiwan yang memanfaatkan waktu kecilnya secara maksimal.

    Ngomong2 soal pertanyaan yang Mbake sampaikan saya jadi pengen denger detailnya sekaligus tanggapan mereka.

    • ayo mas… belajar bareng-bareng.. dan berkontribusi secara bersama-sama…
      lebih enak.. lebih rame… dan nggak berasa capeknya ^__^

      soal perntanyaan.. kita bicarakan scr langsung saja ya mas😉
      ditunggu keadirannya di NCU ^^

  5. yes it is…
    Btw Maryam.. is that you? using my account? hahaha…
    I guest I have not log out from ur computer since my last access😛

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s