The Missing Piece [and Me] Meet the Big O

Buku ini sudah saya taksir sejak awal 2009 yang lalu… Hm… tidak tahu isinya seperti apa, karena buku tersebut terbungkus rapi diplastiknya. Tapi gambarnya yang sederhana namun penuh daya magic, membuat saya penasaran apa isinya. Melirik harganya $ 15,99 membuat mikir-mikir lagi… um… worthed nggak yah? Akhirnya memutuskan membeli buku yang lain saja.

Sempat oprek-oprek buku di perpus, namun saat itu belum ada buku ini. Yah sudahlah… sampai akhirnya saya lupa dengan buku itu. Hingga tadi… enggak sengaja menemukan buku tersebut di dinding pajangan.

Ada yang khas dari perpus di kampus saya, setiap tiga bulan mereka punya tema khusus untuk dipamerkan di dinding pajangan. Ada yang temanya fotografi, maka selama tiga bulan buku-buku terbaik bertema fotografi di pajang di sana. Ada juga terkait penulis tertentu, maka semua karya penulis tersebut akan di pajang. Nah… bulan ini temanya buku-buku karangan Shel Silverstein, semua buku SS dipajang di sana, termasuk di The Missing Piece Meets Big O.

Buku yang sempat terlupakan, jadi memicu semangat saya untuk mengoprek-opreknya. Segera saja saya ambil buku tersebut, membuka lembar demi lembarnya di sofa merah terdekat.

5 menit… ya cukup 5 menit saja waktu yang dibutuhkan untuk membaca buku tersebut. Karena halaman demi halaman berisikan karikatur komik dan penggalan kalimat saja. Awal-awal sih sempat kepikiran, buku kek gini doank kok mahal banget. Hehehe… But setelah menamatkannya… you’ll realise it! ^_^

Ide buku nya sangat sederhana, tentang The Missing Piece (TMP) yang sedang mencari pasangannya. Dalam perjalanannya… dia menemukan pasangan yang cocok… tapi tidak bisa membuatnya menggelinding sebagaimana cita-cita utamanya dalam mencari pasangan. Ketemu pasangan lain… tapi ternyata tidak cocok ukurannya. Ketemu pasangan lain, tapi sipasangan tidak tahu bagaimana memposisikan diri agar fix. Ada lagi yang pas, tapi terlalu banyak TMP yang mencocokan diri. Cari lagi yang lain… “too many missing pieces” keluh TMP. Ketemu pasangan lain… dan yeah..fix…! tapi ternyata TMP membesar dan mereka tidak fix lagi. Tapi TMP tidak patah semangat… ia menggunakan berbagai cara… bahkan mencoba menambah aksesoris untuk menarik perhatian. Tapi… pihak lain justru tertarik dengan aksesorisnya… bukan dirinya!

Sampai di sana… saya beranggapan bahwa buku ini adalah tentang bagaimana seseorang mencari pasangan yang tepat dalam hidupnya. Yang pas… yang cocok untuk mengarungi indahnya bahtera kehidupan. Tapi saya salah besar… hingga TMP -dan saya- bertemu Big O.
“Kenapa kamu ingin mencari pasanganmu?” tanya Big O ketika TMP memohon-mohon agar Big O mau menjadi pasangannya.

“Aku ingin menggelinding! Tolong.. ijinkan ak jadi pasanganmu.”

“Tapi itu tidak mungkin… karena tidak ada tempat ditubuhku yang bisa disisipi.” jawab Big O lagi, realistis.

“Tolonglah… aku benar-benar ingin bisa menggelinding.”

“Kalau kau ingin menggelinding, lakukanlah sendiri, kenapa harus meminta orang lain?”

“Kau lihat sendiri, tubuhku banyak seginya, bagaimana aku bisa menggelinding?”

“Kalau kau yakin kau bisa menggelinding, maka kau akan menggelinding.” Tanpa pikir-pikir lagi, Big O berlalu meninggalkan TMP.

TMP terdiam, berdiri ditempatnya berhari-hari. Yeah… jika tidak ada yang bisa menjadi pasangannya, lalu apakah dia tidak akan menggelinding? Termotivasi oleh kata-kata Big O, TMP mulai menantang dirinya sendiri.

Dengan daya yang ada, dicobanya untuk menggelinding. Susah tentunya… tapi dia tidak patah semangat untuk terus mencoba. Hingga akhirnya.. yaps… dia bisa. Tidak cepat berpuas diri… dia terus mencoba… dan mencoba. Menggelinding yang awalnya butuh waktu berhari-hari jadi bisa dilakukan dalam waktu yang cepat… dan semakin cepat. Hingga bentuknya pun bermetamorfosis, menjadi O. Yaps.. O bukan missing pieces lagi, tapi O yang utuh! -end-
==+++===+++===+++===

Simple banget kan ceritanya? But too impressive! Dan ngena banget!!!
Saya pribadi, membaca buku ini, banyaaaaaak banget yang saya dapatkan. Diantaranya :
1. Be Extraordinary

TMP selama ini menganggap dirinya sebagai TMP yang biasa, layaknya TMP kebanyakan… standar! Kalau ingin dan bisa menggelinding, yang bisa dilakukan adalah mencari pasangan yang pas. Hingga dia menghabiskan seluruh waktu hidupnya untuk mencari pasangan yang tepat tersebut. Tapi… ketika pasangan tersebut tidak ditemukan juga, apakah dia akan menunggu selamanya? Sampai akhirnya lapuk dan hilang dimakan usia? Untungnya dia bertemu Big O yang menghentak cara berfikir sederhananya, to be an extraordinary TMP! Menjadi TMP yang tidak standar dan pasaran.

2. I Know its hard, but its work!

Yaps… sering kali kita meremehkan kemampuan diri kita dan menyerah dalam melakukan sesuatu, termasuk mewujudkan impian terbesar dalam hidup kita.

Kita bahkan terlalu takut untuk mengambil resiko, hingga tidak benar-benar bisa mencuatkan potensi yang kita miliki. Kita terlalu fokus pada kelemahan kita dan lupa bahwa kita juga punya kelebihan!

Atau.. karena terlalu sayang dengan diri sendiri, jadinya tidak berani untuk mengambil tindakan, karena takut gagal… takut sakit… Padahal… tanpa kegagalan… tanpa sakit… tanpa berpayah-payah… kesuksesan tidak akan terasa nikmat.

3. Selalu ada yang pertama…

Yoha… selalu ada yang pertama. Ribuan mil tempat terjelajahi, diawali dengan sebuah langkah. Gedung Taipei 101 berhasil dibangun dimulai dari meletakkan batu pertama. Nasi goreng enak tersaji dimulai dari menanak nasi dan mengkreasikannya dengan aneka bumbu. Tidak ada yang yang tiba-tiba ada… tiba-tiba jadi… harus dimulai dulu!

Dan segala hal yang pertama tentunya susah. Tapi… setelah menikmati ritmenya… memahami caranya… akhirnya terbiasa. Dan impian yang selama ini hanya menggelantung di alam hayal, terwujud menjadi nyata juga… ^_^

*******
Huaaaaa… jadi pengen punya bukunya Y_Y. Shel Silverstein bener-bener keren! Mengapa saya pengen memiliki buku ini? Padahal sudah tuntas membacanya, bahkan hanya dalam waktu 5 menit saja?

Karena buku ini special! Persepsi kita akan selalu berubah-rubah ketika membacanya, tergantung mood dan apa yang ada dalam pikiran kita pada waktu itu.

Tidak percaya? Silahkan lihat versi video nya… dan eksplorasi interpretasi anda terhadap buku mantab ini! ^_^

 

2 thoughts on “The Missing Piece [and Me] Meet the Big O

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s