Roti Bakar Tuna

Merebaknya isu sebuah warung vegetarian di dekat kampus sesekali menggunakan minyak babi dalam menggoreng menunya menumbuhkan minat memasak saya kembali. Rasa waspada terhadap warung tersebut dan was-was, membuat saya memutuskan untuk kembali menekuni dunia perdapuran dan meng-create resep super praktis lainnya. Hohoho…

Hari ini… menu terbaru saya adalah roti bakar tuna.. deng-deng….

Awalnya, saya ke warung mbak Siti untuk membeli sarden. Sudah seminggu ini saya hanya makan sayur rebus, ingin rasanya mencicipi protein hewani. Saat memilih-milih sarden, Mbak Siti menyarankan saya untuk membeli ikan kaleng ini :

“Enak mbak…” begitu promosinya dan menyebutkan beberapa nama teman saya yang merekomendasikan. Termakan rayuan, saya ikuti saran Mbak Siti, dan ketika saya buka… isinya ikan giling… Haiyah… masak makan pakai itu doank??? Merana sekali bah…. Maka saya sulap daging ikan halus tersebut dengan sisa bumbu soto ayam yang tempo hari saya olah tanpa ayam, sayur sawi mungil dan beberapa biji tomat. Hanya itu yang saya punya… bahkan bawang putih kesukaan saya, bumbu penyedap paling oke sedunia pun tidak ada…. *Nasib jadi mahasiswa…hehehe… Oh iya.. untungnya saya punya setok telor, jadilah saya rebus telornya, potong-potong dan jadilah sayur ini:

Nyam… rasanya tidak mengecewakan. But ya… tetap tidak pas jika dipasangkan dengan nasi. Roti merupakan pasangan yang paling pas…. begitu imajinasi saya membisikkan. Maka… senjata masak andalan yang selama ini disimpan kembali saya keluarkan…. oven! Hahaha… dan jadilah roti bakar tuna ini,,,

ada yang mau mencoba? Yuk mampir…^__^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s