Menghafal Qur’an Metode Cantol

Bagi yang pernah baca buku “quantum learning” garapannya Bobbi dePorter dan Mike Hernacki mungkin nggak terlalu asing dengan salah satu metode cara menghafal yang mereka gunakan, yakni “Metode Cantol”.

Kebetulan, buku tersebut dengan “Metode Cantol” dan “Mind Mapping”-nya menjadi salah satu buku yang sangat berpengaruh bagi saya, sejak saya SMA. Hingga sekarang, saya mencatat dengan metode “Mind Mapping” dan menghafal dengan metode “Cantol”.

Nah bagaimana caranya menghafal Al Quran dengan Metode Cantol?

Berikut cara yang biasa saya gunakan, semua org bisa memodifikasi sesuai cara masing-masing🙂

Pertama yang dibutuhkan tentunya:

a. Al Quran, sebaiknya jangan ditukar-tukar. Dalam artian, jika menghafal pertama kali dengan Al Quran A, sebaiknya seterusnya menggunakan Al Quran yang sama;

b. Buku gambar, or buku apapun yang bisa di gambar;

c. Pensil warna atau spidol atau apapun… yang bisa dipakai menulis dan warna-warni. Mungkin sebagian orang tidak suka yang warna-warni, tapi bagi saya, semakin berwarna, semakin menumbuhkan mood saya😀

Nah bagaimana caranya?

Pertama, Tulis judul ayat yang akan kita hafalkan, ex : Al A’la 6-10. Idealnya 5 ayat, 5 ayat. Tapi bisa menyesuaikan sesuai sikon

Kedua. Buat sebuah garis lurus, tulis penggalan ayat pertama yang kita hafalkan di sisi kanan dan penggalan ayat terakhir yang kita hafalkan di sisi kiri. Beri titik-titik secara selang-seling, untuk ayat ke-2, 3 dan 4. Boleh mulai dari atas, boleh mulai dari bawah. Saya biasanya ganti-ganti sesuai keinginan saya saat itu😛 Namun untuk contoh yang ini saya mulai dari atas.

Ketiga Baca Ayat yang akan dihafalkan beberapa kali, sembari dipahami maknanya

Keempat Buat gambar di masing titik-titik ayat yang menggambarkan isi dari ayat tersebut. Contoh Al A’la ayat 8, arti ayat tersebut adalah : “Dan Kami memberi kamu Taufik kepada Jalan yang mudah”, maka saya membuat deskripsinya sebagai berikut: Taufik dengan lampu pijar (biasanya menandakan munculnya ide); gambar jalan dengan plan bertuliskan “easy”

Kelima mulai menghafalkan ayat demi ayat, sesuai dengan cantolan yang kita buat🙂 InsyaAllah memudahkan, terutama bagi orang visual.

Kelebihan Metode cantol :

a. Memudahkan hafalan dan membuat aktivitas menghafal lebih menyenangkan;

b. Dalam waktu 10 menit saja (plus menggambar), biasanya kita sudah bisa hafal 5 ayat (dengan cara biasa, saya membutuhkan 20-30 menit);

c. Meminimalisir terbalik-baliknya ayat. Contoh, waktu saya menghafal Al Baqarah 1-5, saya suka kebalik antara ayat 3 dengan 4, namun setelah membuat cantolannya, saya selalu ingat..yang duluan kan gambar orang shalat baru gambar kitab (arti ayat ke:3 “yaitu mereka yang beriman kepada yang gaib, mendirikan shalat,….” dan ayat ke 4″dan mereka yang beriman kepada Kitab Alquran…”), nah sejak itu, alhamdulillah.. nggak kebalik-balik lagi.

Kelemahan :

Menimbulkan ketergantungan… yaps… menghafal dengan metode Cantol suka membuat kita ketergantungan dengan buku cantolan yang kita buat. Kalau diminta menghafal tanpa melihat buku cantolan, suka lama. Tapi kalau dengan melihat buku cantolan, bisa mengalir seperti air. Lalu bagaimana mengatasinya? Sering-sering memurajaah dan menggunakannya.

Demikian tips nya… semoga bermanfaat ^_^

12 thoughts on “Menghafal Qur’an Metode Cantol

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s