Detoks Pikiran : Kenapa Tidak?

Image

Beberapa bulan terakhir, kayaknya hidup saya penuh dengan keluhan… dan keluhan. Selalu saja ada yang kurang rasanya… selalu saja ada banyak alasan yang membuat diri ini kufur nikmat. Saya seolah-olah berada ditempat terburuk di dunia ini, padahal…. masih banyak yang hidupnya tidak seberuntung saya, namun masih bisa (sangat bisa malah) untuk bersyukur.

Ternyata saran untuk berkumpul dengan orang-orang shalih di saat diri ini futur, memang mantab sekali ya… Pas… pas banget! Tadi, pagi-pagi sekali, teman saya bersama suaminya datang menjemput, kami akan bersama-sama pergi ke AQL mengikuti kursus yang sama-sama kami ikuti untuk tiga bulan ke depan. Kami terlambat satu jam, karena mutar-mutar dulu cari sarapan. Saat sampai, ustad yang sudah memulai kuliahnya tidak marah sama sekali. Kami duduk di kursi paling belakang, karena memang itu yang masih tersisa, kosong. 

Dalam pembahasannya, sepotong kalimat yang disampaikan Ustad menusuk begitu jleb-jleb-jleb. Sederhana saja, lebih kurang begini : “Kebahagian tidak datang kecuali dari tangan Allah SWT dan semua tidak akan didapatkan tanpa ketaatan kepada Allah SWT.”  Lama saya memikirkan kalimat ini, sembari merefleksikan apa yang tengah terjadi dengan diri saya. Ya…. memang ada masalah dengan ketaatan saya kepada Allah SWT dan ya… dengan sempurna hubungan yang tidak harmonis itu merusak kebahagiaan saya, atau dengan kata lain… ketenangan diri saya. Saat Ustad sibuk menyambung materinya, saya justru sibuk dengan serangkaian aksi yang saya sebut… RESOLUSI 40 HARI.

Dalam perjalanan pulang, saya tidak ingat dari mana diskusi bermula, namun kami (saya, teman dan suaminya) sampai pada sebuah kesimpulan, “Penghuni neraka itu kebanyakan wanita dan penghuni surga di dominasi oleh orang miskin”. Lagi… pemikiran ini menelusup ke alam sadar saya, mungkin orang miskin bisa banyak yang jadi penghuni surga diantaranya karena sikap pasrah dan berserah diri pada Allah, atas apa yang ditetapkan menjadi ujian hidupnya. Maka…. poin inilah yang harus menjadi kunci utama resolusi 40 hari saya. Ya… tidak diragukan lagi.

Selama 40 hari ini, saya harus fokus ada tiga kata saja : taat, pasrah dan berserah diri. Bagaimana caranya? Detoks Pikiran! 

Detoks Pikiran? Ya… detoks pikiran adalah solusinya! Kita mungkin sudah akrab dengan istilah detoksifikasi, kalau nyontek dari wiki, detkosifikasi bisa diartikan :  lintasan metabolisme yang mengurangi kadar racun di dalam tubuh,dengan penyerapan, distribusi, biotransformasi dan ekskresi molekul toksin.

Ada banyak cara yang dilakukan untuk detoks ini yang pasti secara sederhana, detoks berarti proses pengeluaran racun dari dalam tubuh. Lalu bagaimana dengan detoks pikiran? Dan mengapa pikiran juga perlu di detoks?

Bagi saya, pikiran sangat perlu di detoks, agar semua racun-racunnya keluar. Mungkin yang membuat kepala sering terasa berat akhir-akhir ini karena terlalu banyak racun di dalamnya🙂 Jadi, kenapa tidak dikeluarkan?

Bagaimana caranya? Terus terang saya tidak punya ide tentang bagaimana caranya, yang baik dan benar, hehehe. Namun dalam resolusi saya, caranya sederhana saja. Saya akan mengosongkan pikiran saya selama 40 hari ke depan. Saya tidak akan berfikir apapun tentang dunia… ya… 40 hari kedepan hanya waktu untuk saya dan Tuhan saya. Untuk sementara saya akan melupakan mimpi-mimpi duniawi saya. Saya akan melupakan harapan-harapan duniawi saya. Saya tidak akan mengingat targetan-targetan duniawi saya. Ya… selama 40 hari ini hanya waktu bagi saya untuk membuang semua pikiran-pikiran yang membuat saya sibuk bernegatif thinking terhadap pencipta saya. 

Semoga saya berhasil🙂

Ada saran detoks pikiran yang lebih jitu? Ditunggu… ^_^

3 thoughts on “Detoks Pikiran : Kenapa Tidak?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s