Jadwal Tidur

Beberapa hari yang lalu, dalam percakapan via telfon dengan nenek saya, “Amak Isya jam 10, sesudahnya langsung shalat malam, gpp kan?”

Ternyata, nenek saya sengaja mengundur-undur waktu tidurnya agar bisa menjaga pola tidur dan tidak kebablasan shalat. Menurut pengakuan beliau, kalau beliau tidur awal, jam satu pasti kebangun lagi n g bisa tidur sama sekali. Menjelang subuh akan sangat mengantuk and biasanya tertidur, bangun-bangun sudah jam 6. Nggak dapat shalat malam, subuh ketinggalan.

Mendengar cerita nenek, saya semakin menyadari betapa kami sangat mirip🙂 Secara karakter kami begitu mirip, makanya kami paling sering beradu pendapat, namun di sisi lain, kami paling memahami satu sama lain.

Bahkan, susunan gigi kami sama persis, walau sekarang sudah tidak, karena nenek sudah memakai gigi palsu :p And baru saja saya memahami… Kami memiliki pola tidur yang sama persis!

Saya sama dengan nenek… Kalau tidur jam 10 malam (ini awal bagi saya, tapi akhir buat nenek :p), jam satu malam biasanya saya terbangun dalam keadaan yang sangat segar sekali. Tidak bisa tidur…tapi subuh datang…kantuknya tak tertahankan. Alhasil… Saya tidak bisa mengontrol diri untuk tidak tidur sesudah subuh. Sholat subuhnya pun biasanya dalam keadaan tidak optimal.

Karena kondisi ini, saya selalu memaksa diri untuk stay ‘awake’ sampai jam 12 atau 1 malam. Kalau jam segini, biasanya sy akan bangun jam setengah 4 atau jam 4, paslah. Dan sesudahnya bisa betaktivitas biasa, dilengkapi dengan tidur siang barang 1/2-1 jam.

Pola tidur seperti ini sudah terbentuk dari kecil jadinya susaaaah banget untuk dirubah🙂 Pernah sih berubah waktu di Taiwan, tapi itu perubahannya ekstrim. Jadi… Saya tidur jam 7 malam, bangun jam 12 malam, itu karena banyak ‘aktivitas malam’. Pernah juga nggak tidur beberapa hari, lalu keesokan harinya tidur seharian *parah ini mah :p*.

Seorang teman yang pernah sekamar dengan saya sampai komentar, “kasihan banget sih Yuher, punya masalah tidur kek gitu”. Karena… Teman saya ini sangat teratur jadwal tidurnya.

Bagi saya, hal itu bukan masalah sebenarnya. Mungkin karena sudah terbiasa. Yang agak sulit itu saja, menjaga ritme agar saya tidur di jadwal yang tepat. Terkadang kalau seharian capek banget, jam 9 atau 10 tertidur gitu aja. Ini yang nyebelin, karena gitu bangun… Saya berharap itu sudah jam 3 atau 4… Taunya masih jam 12 atau jam 1. Fyuuuuh🙂

How about ur sleep schedule dear friends?🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s